Sustainability Sells: 89% of Consumers Would Pay More for Eco-Friendly Packaging
Sustainability Sells: 89% of Consumers Would Pay More for Eco-Friendly Packaging

Sustainability Sells: 89% of Consumers Would Pay More for Eco-Friendly Packaging

Di ProPak Asia 2025 lalu, terlihat jelas bahwa keberlanjutan atau sustainability bukan lagi sekadar tren, melainkan sudah menjadi kebutuhan di berbagai industri. Dari data dan masukan peserta, paperboard menonjol sebagai material yang paling erat dikaitkan dengan kemasan makanan ramah lingkungan. Survei serta interaksi sepanjang acara juga menunjukkan semakin tingginya urgensi di kalangan profesional kemasan dan brand F&B untuk beralih ke solusi yang lebih berkelanjutan.

Survei di ProPak Asia 2025 Ungkap Pandangan Pengunjung soal Keberlanjutan

During ProPak Asia 2025, Foopak conducted a simple on-site survey with 1,012 visitors who tried experienced our packaging firsthand. After tasting the products, we asked participants a few quick questions about their views on packaging and sustainability.

92% responden menyadari dampak buruk plastik sekali pakai terhadap lingkungan.
92% menilai bahwa sustainable paperboard memiliki potensi besar untuk menggantikan plastik dalam berbagai aplikasi
89% responden bahkan bersedia membayar lebih untuk kemasan ramah lingkungan.
73% menyebut paperboard sebagai pilihan utama mereka untuk kemasan makanan berkelanjutan.
Alasan utama yang mendasari preferensi tersebut adalah kemampuan paperboard untuk didaur ulang, berbasis sumber daya terbarukan, serta memberikan persepsi positif bagi brand.

Meskipun sebagian responden turut menyebut alternatif berbasis plastik, mereka juga menyoroti kekhawatiran terkait ketidakjelasan biodegradabilitas dan terbatasnya fasilitas daur ulang. Sebaliknya, inovasi pada coated paperboard serta peningkatan performa barrier dianggap sebagai faktor penting untuk memperluas penggunaannya di sektor makanan dan minuman.

Data ini memperkuat konsensus bahwa paperboard bukan hanya tren sesaat, tetapi juga menjadi pilihan utama bagi brand yang ingin memastikan bahwa strategi kemasannya siap menghadapi masa depan.

Baca Juga The Rise of Sustainable Packaging: Key Trends for 2025!

Bagaimana Merek F&B Bisa Menjawab Tuntutan Keberlanjutan

Tiga dari empat responden menyatakan minat untuk mempelajari lebih lanjut tentang solusi kemasan kertas dari supplier seperti Foopak. Hal ini menunjukkan adanya niat yang kuat untuk menggunakan alternatif ramah lingkungan dalam keputusan pembelian.

Langkah yang dapat diambil merek saat ini antara lain:

  • Meninjau kemasan yang ada dan mengidentifikasi peluang peralihan ke paperboard
  • Bekerja sama dengan supplier yang memiliki sumber daya berkelanjutan serta sertifikasi terpercaya
  • Mengikuti perkembangan inovasi material yang menggabungkan aspek ramah lingkungan dengan kinerja optimal
  • Mengomunikasikan perubahan kemasan secara transparan untuk membangun kepercayaan dan memperkuat citra brand

Di tengah pasar dengan ekspektasi konsumen yang terus berkembang, pilihan kemasan bertanggung jawab dapat menjadi pembeda penting dalam membangun loyalitas dan reputasi brand.

Baca Juga Apa Itu Greaseproof Paper? Kenali Manfaatnya

Foopak sebagai Mitra Transisi Kemasan Berkelanjutan

Foopak terus berperan aktif dalam membantu brand merespons perubahan di industri. Solusi paperboard Foopak menghadirkan perpaduan antara kinerja tinggi dan tanggung jawab lingkungan.

Dengan peningkatan pada teknologi lapisan penghalang, keamanan pangan, dan kemampuan daur ulang, Foopak mampu menjawab berbagai kekhawatiran praktis yang sering menjadi penghalang transisi berkelanjutan. Melalui masukan dari acara seperti ProPak Asia dan inovasi yang terus dikembangkan, Foopak menempatkan diri sebagai mitra nyata dalam mendorong perubahan.

Bagi brand F&B yang ingin mengambil langkah lebih jauh menuju kemasan berkelanjutan, Foopak hadir untuk membantu mewujudkan insight menjadi tindakan nyata.

Scroll to Top