Packaging makanan kini mendapat perhatian lebih besar dari sebelumnya. Salah satu topik yang terus muncul dalam diskusi industri adalah PFAS (per- and polyfluoroalkyl substances). Bahan kimia ini telah lama digunakan untuk membuat material tahan minyak, air, dan panas. Masalahnya, PFAS sulit terurai di alam sehingga sering disebut sebagai “forever chemicals.”
Belakangan, perdebatan di Inggris semakin menyoroti isu ini. Laporan dari The Guardian menyebutkan bahwa kelompok lingkungan "mengkritik rencana aksi PFAS pemerintah," karena dianggap tidak memiliki timeline yang jelas serta pembatasan yang kuat untuk menghentikan penggunaan bahan kimia tersebut, termasuk dalam food packaging. Hal ini menunjukkan bahwa topik PFAS kini menjadi isu yang mendesak dan relevan secara global.
Di saat yang sama, tekanan regulasi dan konsumen meningkat di Eropa, Amerika Serikat, dan Asia. Bagi pelaku bisnis food & beverage, ini menjadi momentum penting untuk memahami arti sebenarnya dari PFAS-free paper serta bagaimana membuat keputusan packaging yang lebih tepat.
Baca Juga Kemasan Kertas Mendominasi: Menuju Masa Depan Tanpa Plastik?
Klaim PFAS-Free Semakin Banyak, tetapi Apa Artinya?
Saat ini, label PFAS-free banyak muncul pada product sheet maupun materi marketing. Namun, tidak semua klaim memiliki standar yang sama.
PFAS kerap digunakan dalam kemasan makanan untuk menciptakan ketahanan terhadap minyak, terutama pada makanan goreng, produk bakery, dan takeaway meals. Produk kertas yang benar-benar PFAS-free berarti tidak ada PFAS yang sengaja ditambahkan dalam proses produksi, serta terdapat kontrol yang memadai untuk mencegah kontaminasi tidak disengaja.
Bagi pengambil keputusan di sektor F&B, hal ini berarti perlu melihat lebih dalam dari sekadar klaim. Beberapa pertanyaan penting antara lain: Bagaimana material mencapai ketahanan minyak, apakah menggunakan teknologi barrier alternatif, apakah tersedia hasil uji laboratorium yang menunjukkan fluorine tidak terdeteksi apakah ada dokumen kepatuhan yang mengikuti regulasi terbaru.
Seiring meningkatnya pengawasan, klaim sustainability yang bersifat umum tidak lagi cukup. Transparansi dan verifikasi menjadi semakin penting.
Perkembangan Regulasi Bergerak dengan Cepat
Regulasi terkait PFAS kini bergerak semakin cepat. Di Uni Eropa, pengawasan terhadap bahan kimia pada material kontak pangan terus diperketat, termasuk senyawa fluorinated. Sejumlah negara anggota bahkan telah mengusulkan maupun menerapkan pembatasan PFAS dalam packaging.
Perdebatan di Inggris juga menunjukkan bahwa kemasan makanan kini menjadi isu kebijakan lingkungan yang lebih luas, bukan lagi sekadar topik diskusi industri. Tekanan serupa mulai terlihat di Amerika Serikat dan beberapa wilayah Asia melalui regulasi tingkat negara bagian hingga nasional.
Bagi perusahaan multinasional, dinamika ini menciptakan eksposur risiko sekaligus peluang strategis. Jika menunggu hingga regulasi benar-benar diberlakukan, bisnis berisiko menghadapi gangguan supply chain, keputusan yang terburu-buru, serta potensi dampak terhadap reputasi. Sebaliknya, beralih lebih awal ke kertas PFAS-free dapat membantu bisnis lebih siap secara operasional sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap brand.
Cara Verifikasi Kemasan Makanan PFAS-Free Sebelum Pembelian
Peralihan ke packaging PFAS-free sebaiknya dilakukan melalui proses yang terstruktur, bukan sekadar keputusan marketing. Langkah praktis yang dapat dilakukan antara lain:
- Meminta laporan uji pihak ketiga
Hasil laboratorium independen yang menunjukkan PFAS tidak terdeteksi atau memenuhi batas regulasi memberikan jaminan lebih kuat dibanding pernyataan internal saja. - Meminta dokumentasi total fluorine
Beberapa regulasi menggunakan total organic fluorine sebagai indikator. Supplier perlu menyediakan technical data sheet serta deklarasi kepatuhan. - Meninjau sertifikasi dan standar manufaktur
Perhatikan sertifikasi terkait keamanan pangan, compostability, atau responsible sourcing yang relevan dengan target pasar Anda. - Memahami teknologi barrier yang digunakan
Jika produk kertas tahan minyak, penting mengetahui bagaimana performa tersebut dicapai tanpa bahan kimia fluorinated. - Memasukkan persyaratan PFAS-free dalam kontrak procurement
Spesifikasi tertulis membantu mengurangi ambiguitas serta melindungi bisnis apabila standar regulasi semakin ketat.
Langkah-langkah ini membantu memastikan keputusan packaging mendukung kepatuhan sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen.
Solusi Paper & Board PFAS-Free dari Foopak
Foopak menghadirkan berbagai solusi kertas dan paperboard PFAS-free yang dikembangkan khusus untuk aplikasi food contact dan food service, dengan performa tinggi tanpa penggunaan bahan kimia fluorinated.
- Foopak Grease Resistant Paper
Dirancang untuk produk bakery, makanan goreng, dan quick-service, kertas ini menawarkan ketahanan minyak tanpa PFAS yang sengaja ditambahkan. - Foopak Bio Natura
Solusi paperboard serbaguna untuk takeaway box, wraps, dan premium food packaging yang membutuhkan keseimbangan antara sustainability dan kekuatan struktur. - Foopak Natura Cup
Cup PFAS-free untuk minuman panas maupun dingin, menggabungkan daya tahan, keamanan, dan performa lingkungan - Foopak Natura Gloss
Board dengan finishing premium yang mendukung kebutuhan branding sekaligus mempertahankan standar PFAS-free untuk aplikasi pangan.
Baca Juga Apa Itu Greaseproof Paper? Kenali Manfaatnya
Dengan meningkatnya perhatian global terhadap bahan kimia fluorinated, memilih kertas PFAS-free bukan lagi sekadar langkah sustainability, tetapi keputusan strategis yang mencerminkan kesiapan regulasi, tanggung jawab supply chain, serta komitmen jangka panjang terhadap keamanan kemasan makanan.
Bagi bisnis F&B yang sedang mengevaluasi langkah packaging berikutnya, ini adalah waktu tepat untuk meninjau spesifikasi material dan bekerja sama dengan mitra seperti Foopak yang mengedepankan transparansi, performa, serta inovasi PFAS-free.
